Kopi Gogon Mirip Kopi Mirna
Disuatu desa
yang lumayan kecil namun tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, hiduplah
beberapa ekor anak yang sedang bermain sepakbola dilapangan desa yang letaknya
didepan rumah kepala desa, sore yang dingin beserta cuaca yang diselimuti oleh
hujan lebat menjadi favorit oleh beberapa ekor anak tersebut, salah satunya
yang paling pintar dan mahir bermain sepakbola adalah Gogon. Gogon merupakan
pemain sepakbola didesa tersebut.
Namun hari selasa pahing bukanlah
hari yang tepat baginya, saat itu dia menendang bola dengan keras namun tidak
terarah dan malah mengenai kaca rumah bapak kepala desa, bapak kepala desa pun
terkejut dan langsung keluar untuk memarahi anak-anak tersebut.
Bapak
kepala desa : “ woiiiii dasar anak gawang!!! Siapa yang memecahkan kaca
istana saya?”
Semua
terdiam terpaku , namun Gogon mengaku dengan suara ketakutan
Gogon : “
ehhh saya minta maaf pak tadi bolanya ketendang.”
Bapak
kepala desa : “ketendang katamu??? Ya emanglah kalau main bola di tendang!”
Gogon : “
eh iya pak maaf pak, saya gak sengaja pak sumpah.”
Karena saat itu bapak kepala desa
kedinginan , bapak kepala desa pun tidak kehilangan akal
Bapak
kepala desa : “ ya udah gon , gini saja .... belikan saya kopi hangat di pak
ran.” ( sambil memberikan uang)
Gogon : “
siap pak laksanakan .”
Gogon pun
berlari sekencang air terjun , namun saat kembali gogon pun msih dimarahi
Bapak
kepala desa : “ ya ampun Gogon...... saya tadi nyuruh kopi hangat bukan kopi
panas”
Gogon : “
aduh pak gak papa nanti juga hangat.”
Bapak
kepala desa : “ gak mau , saya mau ke kamar mandi,, kalau sampai saya kembali
masih belum hangat kamu akan saya gantung di pohon mangga itu.”
Gogon pun bingung dan akhirnya dia
menemukan sebuah akal manis sekali seperti halnya kopi yang hanya tinggal
gulanya saja, dan saat bapak kepala desa kembali.....
Bapak kepala desa : “ mana kopinya? Sudah hangat belum ?”
Gogon : “ ohhh ini sudah hangat pak nikmat kok.”
Bapak kepala desa pun meminum
Bapak
kepala desa : “wahhh kamu memang pintar ya gon bisa hangatin kopi dengan cepat
, padahal saya ke kamar mandi Cuma sebentar,, kamu apain kok bisa hangat kayak
gini gon?”
Gogon : “
uang kembalian kopi bapak kan tinggal 2000 , jadi saya belikan obat penurun
panas untuk sedikit menurunkan panas kopi nya pak.... gimana enak kan?
Bapak kepala desa pun kaget dan
saat itu juga beliau meninggal seketika setelah meminum kopi. Gogon pun bingung
dan akhirnya istri bapak kepala desa menelpon polisi , dan gogon di sidang dan
akhirnya di hukum dengan hukuman penjara selama 7 tahun akibat kasus pembunuhan
lewat kopi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar