Senin, 16 Mei 2016

Kopi Gogon Mirip Kopi Mirna

Kopi Gogon Mirip Kopi Mirna

            Disuatu desa yang lumayan kecil namun tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, hiduplah beberapa ekor anak yang sedang bermain sepakbola dilapangan desa yang letaknya didepan rumah kepala desa, sore yang dingin beserta cuaca yang diselimuti oleh hujan lebat menjadi favorit oleh beberapa ekor anak tersebut, salah satunya yang paling pintar dan mahir bermain sepakbola adalah Gogon. Gogon merupakan pemain sepakbola didesa tersebut.
Namun hari selasa pahing bukanlah hari yang tepat baginya, saat itu dia menendang bola dengan keras namun tidak terarah dan malah mengenai kaca rumah bapak kepala desa, bapak kepala desa pun terkejut dan langsung keluar untuk memarahi anak-anak tersebut.
Bapak kepala desa : “ woiiiii dasar anak gawang!!! Siapa yang memecahkan kaca istana   saya?”
Semua terdiam terpaku , namun Gogon mengaku dengan suara ketakutan
Gogon : “ ehhh saya minta maaf pak tadi bolanya ketendang.”
Bapak kepala desa : “ketendang katamu??? Ya emanglah kalau main bola di tendang!”
Gogon : “ eh iya pak maaf pak, saya gak sengaja pak sumpah.”
Karena saat itu bapak kepala desa kedinginan , bapak kepala desa pun tidak kehilangan akal
Bapak kepala desa : “ ya udah gon , gini saja .... belikan saya kopi hangat di pak ran.” ( sambil memberikan uang)
Gogon : “ siap pak laksanakan .”
Gogon pun berlari sekencang air terjun , namun saat kembali gogon pun msih dimarahi
Bapak kepala desa : “ ya ampun Gogon...... saya tadi nyuruh kopi hangat bukan kopi panas”
Gogon : “ aduh pak gak papa nanti juga hangat.”
Bapak kepala desa : “ gak mau , saya mau ke kamar mandi,, kalau sampai saya kembali masih belum hangat kamu akan saya gantung di pohon mangga itu.”
Gogon pun bingung dan akhirnya dia menemukan sebuah akal manis sekali seperti halnya kopi yang hanya tinggal gulanya saja, dan saat bapak kepala desa kembali.....
Bapak kepala desa : “ mana kopinya? Sudah hangat belum ?”
Gogon : “ ohhh ini sudah hangat pak nikmat kok.”
Bapak kepala desa pun meminum
Bapak kepala desa : “wahhh kamu memang pintar ya gon bisa hangatin kopi dengan cepat , padahal saya ke kamar mandi Cuma sebentar,, kamu apain kok bisa hangat kayak gini gon?”
Gogon : “ uang kembalian kopi bapak kan tinggal 2000 , jadi saya belikan obat penurun panas untuk sedikit menurunkan panas kopi nya pak.... gimana enak kan?
Bapak kepala desa pun kaget dan saat itu juga beliau meninggal seketika setelah meminum kopi. Gogon pun bingung dan akhirnya istri bapak kepala desa menelpon polisi , dan gogon di sidang dan akhirnya di hukum dengan hukuman penjara selama 7 tahun akibat kasus pembunuhan lewat kopi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar